Review Nokia 215 Dual Sim: Bisa Saring Telepon Dan Sms

Semakin terjangkaunya harga ponsel bakir alias smartphone tak menciptakan feature phone punah. Ponsel minim fitur itu tetap dicari konsumen. Di Indonesia, penjualan feature phone juga masih memperlihatkan donasi signifikan kepada Microsoft Mobile Oy.

Berbeda dengan seri Lumia, Microsoft belum mencantumkan namanya di bodi feature phone. Tulisan Nokia masih tercetak jelas. Contohnya, di Nokia 215 Dual SIM yang ditawarkan dalam tiga varian warna: hitam, putih, dan hijau.

Semakin terjangkaunya harga ponsel bakir alias  Review Nokia 215 Dual SIM: Mampu Saring Telepon dan SMS

Disodori tiga pilihan warna menyerupai itu, penulis tanpa ragu menentukan 215 hijau. Alasannya simpel. Hitam dan putih terlalu biasa. Warna hijau ponsel itu terlihat cerah. Tampak lebih ngejreng dikala diletakkan berdampingan dengan aneka ponsel Android berharga jual jauh lebih mahal.

Dua nomor GSM, keduanya menggunakan kartu mini SIM, sanggup siaga bersamaan di 215. Layar 2,4 inci dengan resolusi 320 x 240 piksel yang digunakan ponsel itu relatif bagus. Enak dipandang mata. Di bawah layar terdapat keypad yang ergonomis. Nyaman dipencet oleh pemilik jempol berukuran kecil, sedang, maupun besar.

Ponsel itu tak lagi menggunakan konektor charger bulat kecil ala Nokia tempo dulu, melainkan menggunakan konektor micro USB. Dengan demikian, pemilik banyak sekali ponsel bakir keluaran terkini sebetulnya tak perlu membawa satu charger tambahan. Mereka bisa memanfaatkan charger ponsel pintarnya untuk mengisi ulang baterai 215.

Semakin terjangkaunya harga ponsel bakir alias  Review Nokia 215 Dual SIM: Mampu Saring Telepon dan SMS

Baterai bawaan 215 berkapasitas 1.100 mAh. Selama uji pakai, sehari-hari penulis menggunakan ponsel tersebut hanya untuk bertelepon dan�terpaksa�menerima penawaran plus percobaan penipuan via SMS. Hasilnya, baterai 215 perlu diisi ulang 3-4 hari sekali.

Saat digunakan bertelepon, bunyi yang dikeluarkan earpiece 215 tergolong prima. Terdengar terperinci dan cukup jernih. Empuk di telinga. Demikian istilah penulis untuk menggambarkan performa fitur telepon ponsel tersebut.

Selain di kartu SIM, pengguna bisa menyimpan daftar kontak di memori telepon. Ponsel berdimensi fisik 116 x 50 x 12,9 milimeter dan berat 78,6 gram itu bisa menampung maksimal seribu nama kontak. Sayang, 215 belum mendukung daftar kontak multiple entry. Satu nama hanya sanggup dipadukan dengan satu nomor telepon. Kalau pengguna ingin mencatat data kontak seseorang yang mempunyai lebih dari satu nomor telepon, penyimpanannya terpaksa harus dipisah-pisah. Misalnya, Ayu XL, Ayu Tsel, Ayu Rmh, dan Ayu Ktr.

Masih di dalam sajian kontak, bila dicermati terdapat sajian number screening. Fungsinya untuk memasukkan nomor tertentu ke daftar hitam, kemudian menyaringnya. Kalau nomor itu menelepon, ponsel takkan berdering maupun bergetar. Seandainya nomor yang sama mengirimkan SMS, SMS otomatis dimasukkan ke folder khusus. Ponsel tetap sunyi.

Semakin terjangkaunya harga ponsel bakir alias  Review Nokia 215 Dual SIM: Mampu Saring Telepon dan SMS

Satu-satunya kamera di 215 tidak dibekali fokus otomatis maupun lampu kilat. Kamera itu hanya bisa memproduksi foto beresolusi VGA dan klip video QVGA. Kualitas gambar yang dihasilkan sangat pantas disebut buruk. Ketika digunakan memotret di luar ruangan pada siang hari pun, risikonya lebih menyerupai lukisan cat air daripada foto.

Bluetooth, selot kartu microSD, radio FM, kalkulator, stopwatch, dan lampu senter merupakan sebagian spesifikasi lain 215. Ponsel itu mendukung layanan internet berbasis GPRS/EDGE. Saat ponsel dinyalakan, telah tersedia browser Opera Mini, Twitter, Facebook, dan Facebook Messenger.

Lima judul permainan telah disertakan di 215. Yaitu, Asphalt 6: Adrenaline, Block Breaker 3 Unlimited, Modern Combat 2: Black Pegasus, Real Football, dan The Amazing Spider-Man. Namun, empat di antara lima permainan itu berstatus uji coba (trial). Pengguna hanya sanggup memainkannya tiga kali dengan durasi terbatas. Berikutnya, bila berminat, pengguna mesti membelinya Rp 5.000 per judul permainan.

Seseorang yang sedang mencari feature phone dengan kemampuan dual SIM, entah untuk ponsel utama atau cadangan, boleh melirik 215. Harga ritel yang disarankan sebetulnya Rp 399.000. Namun, harga pasar bukan tidak mungkin justru lebih mahal. Ketika penulis mengetikkan naskah ini, ada penjual yang mematok harga jual sampai Rp 415.000. Sedangkan harga terendah yang penulis temukan yakni Rp 390.000.

***

Foto-foto berikut ini dijepret menggunakan Nokia 215 Dual SIM.

Semakin terjangkaunya harga ponsel bakir alias  Review Nokia 215 Dual SIM: Mampu Saring Telepon dan SMS

Semakin terjangkaunya harga ponsel bakir alias  Review Nokia 215 Dual SIM: Mampu Saring Telepon dan SMS

Semakin terjangkaunya harga ponsel bakir alias  Review Nokia 215 Dual SIM: Mampu Saring Telepon dan SMS

Semakin terjangkaunya harga ponsel bakir alias  Review Nokia 215 Dual SIM: Mampu Saring Telepon dan SMS

Semakin terjangkaunya harga ponsel bakir alias  Review Nokia 215 Dual SIM: Mampu Saring Telepon dan SMS

Semakin terjangkaunya harga ponsel bakir alias  Review Nokia 215 Dual SIM: Mampu Saring Telepon dan SMS

Semakin terjangkaunya harga ponsel bakir alias  Review Nokia 215 Dual SIM: Mampu Saring Telepon dan SMS

 

 

 

Share this:Click to share on Twitter (Opens in new window)Click to share on Facebook (Opens in new window)Click to share on WhatsApp (Opens in new window)Click to email this to a friend (Opens in new window)