Jangan Mendewakan Stiker Tam Atau Garansi Tam Lagi

Saat membeli ponsel baru, tak sedikit konsumen awam yang mencari-cari stiker TAM di kardus ponsel. Kalau tidak ada stiker tersebut, mereka menganggap layanan purna jual ponsel yang ada di hadapannya kurang terjamin.

Agar salah persepsi itu tidak berkelanjutan, kemarin saya men-twit sebuah klarifikasi via akun Twitter @herrysw. Saya copy paste-kan di sini ya.

 mereka menganggap layanan purna jual ponsel yang ada di hadapannya kurang terjamin Jangan Mendewakan Stiker TAM atau Garansi TAM Lagi

Karena sering ada salah persepsi, saya perlu jelaskan soal stiker TAM yang melekat di kardus ponsel.Adanya stiker itu cuma menawarkan bila ponsel yg Anda beli didistribusikan lewat TAM. Garansinya belum tentu ditangani TAM.Contohnya, Anda beli ponsel LG. Di kardusnya ada stiker TAM. Pusat perbaikan resmi tetap ditangani LG Electronics Indonesia (LGEIN).Kalau ponsel LG yg Anda beli berstiker SUD, itu juga garansi resmi kok. Ngurus garansinya ke daerah yang sama.Hal seolah-olah terjadi dgn ponsel Acer. Ada dua distributor: TAM dan BPTM. Servis dilakukan di daerah yg sama.Jadi, bila Anda rela bayar lebih mahal hanya demi beli, misalnya, ponsel LG atau Acer berstiker TAM, itu salah deh.Lha wong ujung-ujungnya layanan purna jual ditangani masing-masing prinsipal.Stiker TAM harus diakui dulu memang berguna, zaman BlackBerry masih berjaya. Klaim garansi dikenal mudah. Namun, itu dulu.Seiring bergulirnya waktu, kondisi berubah. Coba tanyakan ke pemilik toko atau sesama pengguna deh. Stiker TAM tak sesakti dulu.

Sebuah pertanyaan yang pagi ini, 2 Juli 2015, saya terima menciptakan saya memutuskan menciptakan twit lanjutan di Twitter @herrysw. Biar pandangan ihwal garansi TAM juga lebih jelas.

Pagi ini saya kembali melanjutkan twit saya kemarin malam soal stiker TAM di kardus ponsel.Sebuah pertanyaan masuk dari Pak Heri Sitepu. Ini penggalannya: “Apa garansi tam itu lebih baik dari garansi sony atau lenovo?”Idealnya Anda dapat membedakan posisi TAM. Secara umum, TAM dapat mempunyai dua fungsi berbeda.Pertama, TAM sebagai distributor. Kedua, TAM sebagai kawan dalam layanan purna jual (service center).Kadang TAM hanya bertugas sebagai distributor. Kadang ia juga merangkap sebagai kawan dalam pengelolaan service center.Menjawab pertanyaan Pak Heri, posisi TAM di Sony dan Lenovo agak berbeda. Saya akan jelaskan satu per satu.Untuk ponsel Sony, TAM bertindak sebagai biro sekaligus kawan dalam pengelolaan service center.Sebagai biro ponsel Sony, berdasarkan saya, TAM relatif baik-baik saja. Jaringan yg luas menguntungkan Sony.Sedangkan kiprah TAM dalam pengelolaan service center Sony, justru kurang mantap.Kalau service center Sony dikenal buruk, sedikit banyak ada kiprah TAM di sana.Karena itu, saya berharap Sony segera menjalin kolaborasi dengan kawan gres dan memutuskan kawan lama.Konsumen kan tidak tahu siapa pengelola service center Sony. Mereka tahunya, bila layanan buruk, berarti Sony tak becus.Padahal, di balik itu, ada pihak lain yang terlibat. Nah… itu yang selama ini tidak diketahui konsumen awam.Sekarang saya beralih ke Lenovo. Peran TAM hingga ketika ini masih sebatas sebagai distributor.TAM tidak terlibat dalam pengelolaan service center ponsel Lenovo. Mitra service center Lenovo pihak lain.Ada dua kawan service center ponsel Lenovo. Yaitu, Comtech/Trikomsel dan Astech.Jadi, bila ada pertanyaan lebih manis garansi TAM atau garansi Sony/Lenovo, sekarang Anda sudah tahu jawabannya bukan?Intinya, jangan mendewa-dewakan stiker TAM atau garansi TAM. Kondisi ketika ini sudah beda dengan dulu.Share this:Click to share on Twitter (Opens in new window)Click to share on Facebook (Opens in new window)Click to share on WhatsApp (Opens in new window)Click to email this to a friend (Opens in new window)