Hp Oppo Tiba-Tiba Mati Total? Berikut Ini Beberapa Penyebab Dan Solusinya!

bagusnya perangkat niscaya akan menemui kerusakan HP OPPO Tiba-Tiba Mati Total? Berikut Ini Beberapa Penyebab dan Solusinya!

Gadgetren – Sebagus-bagusnya perangkat niscaya akan menemui kerusakan, baik di software maupun hardware-nya. Hal ini termasuk juga banyak sekali perangkat buatan OPPO yang sekarang banyak beredar di pasaran.

Sebagai salah satu perusahaan elektro yang berada di bawah naungan BBK Electronics, OPPO merupakan perusahaan yang sangat rajin mengeluarkan smartphone baru. Bahkan, beberapa di antaranya menjadi smartphone yang sangat laku.

Sayangnya, perangkat-perangkat buatan OPPO juga mempunyai momok yang sama ibarat kebanyakan produk elektronik, terutama smartphone. Yang mana salah satu yang paling ditakuti oleh pengguna yakni mati total (matot).

Apa Itu Mati Total?

Mati total atau dalam istilah kerennya disebut dengan ´┐Żbricked´┐Ż merupakan sebuah kondisi di mana perangkat elektronik mengalami kerusakan, sehingga tidak dapat menyala ibarat semestinya.

Kondisi ini dibagi menjadi dua tipe, yakni hard brick dan soft brick, tergantung bagaimana kondisi dari perangkat yang mengalami kerusakan. Apakah perangkat masih berfungsi atau benar-benar tidak mau hidup.

Jika perangkat yang rusak tidak menampakkan gejala kehidupannya, kondisi ini disebut dengan hard brick. Sementara kalau perangkat sedikit mengatakan gejala kehidupan, ibarat bootloop, maka kondisi ini masuk ke tipe soft brick.

Penyebab Dan Alternatif Cara Mengatasi HP OPPO yang Mati Total

Sebenarnya, tidak ada penyebab niscaya yang dapat menciptakan perangkat dapat OPPO mati total. Namun secara umum, mati total dapat disebabkan oleh kerusakan, baik kerusakan secara fisik (hardware) maupun kerusakan di sisi software.

Malware

Meskipun tidak secara pribadi menyerang hardware, malware atau sejenisnya dapat menyebabkan kerusakan software atau firmware, sehingga menyebabkan perangkat OPPO menjadi mati total.

Secara umum, malware biasa diciptakan untuk menyerang pecahan tertentu dari sistem. Saat sistem rusak, maka perangkat akan berjalan secara tidak normal atau bahkan hanya akan melaksanakan booting secara berulang-ulang (bootloop).

Namun kabar baiknya, kesalahan sistem ibarat ini biasanya hanya akan menyebabkan perangkat mengalami soft brick. Artinya, pengguna OPPO dapat mengatasinya dengan recovery maupun flashing ulang.

Gagal Update, Flashing, atau Root

Gagal update, flashing, atau root juga dapat menjadi duduk masalah besar, lantaran dapat menjadi penyebab perangkat OPPO mati total. Kesalahan ini biasanya dipicu lantaran perangkat tidak dapat menuntaskan prosesnya.

Sebagai contohnya, kerusakan ini dapat terjadi lantaran baterai habis ketika proses update firmware (meski melalui Over The Air (OTA), atau kabel data yang tercabut ketika proses flashing atau rooting.

Biasanya, sama ibarat diakibatkan oleh malware, kegagalan ketika melaksanakan proses update, flashing, atau rooting berakibat perangkat akan mengalami soft brick. Untuk itu, cara mengatasinya pun hampir sama.

Kesalahan Firmware, Proses Flashing atau Proses Rooting

Berbeda dengan kegagalan proses rooting maupun flashing, memakai firmware atau metode yang salah dapat berakibat lebih fatal. Yang mana, kesalahan ibarat ini dapat menyebabkan perangkat OPPO mengalami hard brick.

Dan ibarat yang kita tahu bersama, mengatasi hard brick akan lebih sulit dari pada soft brik. Pada beberapa perangkat, bahkan diharapkan peralatan khusus, ibarat kabel khusus flashing atau kabel dengan modifikasi tertentu.

Kerusakan Komponen

Kerusakan komponen, ibarat eMMC misalnya, juga dapat menyebabkan perangkat menjadi mati total. Dan khusus untuk permasalahan ini, pengguna wajib membawanya ke yang lebih ahli, ibarat service center atau sentra perbaikan smartphone.